Oleh: Febrian Taufiq | Januari 5, 2012

PENDIDIKAN KARAKTER

“Suatu saat Rasulullah saw bertanya kepada para sahabat: Inginkah kalian kuberitahu tentang siapa yang dari kalian yang paling kucintai dan akan duduk dimajelis terdekat denganku dihari kiamat? Rasulullah saw kemudian mengulangi pernyataan itu. Dan pada ulangan yang ketiga, para sahabat seperti terhenyak lalu bertanya, mereka mengatakan: “iya,iya Rasulullah” maka kemudian Rasulullah bersabda: Orang yang paling baik akhlaknya diantara kalian” (HR. Ahmad)

Selengkapnya DOWNLOAD DISINI

Oleh: Febrian Taufiq | September 17, 2011

PLPG UIN Tahap 4 2011

 

Bagi teman-teman guru PAIS di Kota Malang, ada info PLPG UIN tahap 4 (23 September -2 Oktober 2011). Daftar peserta bisa di klik di sini

Oleh: Febrian Taufiq | September 17, 2011

Narasi Muhammad

“Aku bisa berdoa kepada Allah untuk menyembuhkan butamu dan mengembalikan penglihatanmu. Tapi jika kamu bisa bersabar dalam kebutaan itu, kamu akan masuk surga. Kamu pilih yang mana?”

Itu dialog Nabi Muhammad dengan seorang wanita buta yang datang mengadukan kebutaannya kepada beliau, dan meminta didoakan agar Allah mengembalikan penglihatannya. Dialog yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Ibnu Abbas itu berujung dengan pilihan yang begitu mengharukan: “Saya akan bersabar, dan berdoalah agar Allah tidak mengembalikan penglihatanku.”

Beliau juga bisa menyembuhkan seperti Nabi Isa, tapi beliau menawarkan pilihan lain: bersabar. Sebab kesabaran adalah karakter inti yang memungkinkan kita survive dan bertahan melalui seluruh rintangan kehidupan.Kesabaran adalah karakter orang kuat. Sebaliknya, tidak ada jaminan bahwa dengan bisa melihat, wanita itu akan bisa melakukan lebih banyak amal saleh yang bisa mengantarnya ke surga. Tapi di sini, kesabaran itu adalah jalan pintas ke surga. Selain itu, penglihatan adalah fasilitas yang kelak harus dipertanggungjawabkan di depan Allah, karena fasilitas berbanding lurus dengan beban dan pertanggungjawaban. Ada manusia, kata Ibnu Taimiyah, lebih bisa lulus dalam ujian kesulitan yang alatnya adalah sabar ketimbang ujian kebaikan yang alatnya adalah syukur.

Nabi Muhammad juga berperang seperti Nabi Musa. Bahkan Malaikat Jibril pun pernah meminta beliau menyetujui untuk menghancurkan Thaif. Tapi beliau menolaknya. Sembari mengucurkan darah dari kakinya beliau malah balik berdoa: “Saya berharap semoga Allah melahirkan dari tulang sulbi mereka anak-anak yang akan menyembah Allah.”

Muhammad bisa menyembuhkan seperti Isa. Juga bisa membelah laut seperti Musa. Bahkan bulan pun bisa dibelahnya. Muhammad punya dua jenis kekuatan itu: soft power dan hard power. Muhammad mempunyai semua mukjizat yang pernah diberikan kepada seluruh Nabi dan Rasul sebelumnya. Tapi beliau selalu menghindari penggunaannya sebagai alat untuk meyakinkan orang kepada agama yang dibawanya. Beliau memilih kata. Beliau memilih narasi. Karena itu mukjizatnya adalah kata: Al-Qur’an. Karena itu sabdanya pun di atas semua kata yang mungkin diciptakan semua manusia.

Itu karena narasi bisa menembus tembok penglihatan manusia menuju pusat eksistensi dan jantung kehidupannya: akal dan hatinya. Jauh lebih dalam daripada apa yang mungkin dirasakan manusia yang kaget terbelalak seketika menyaksikan laut terbelah, atau saat menyaksikan orang buta melihat kembali.[Anis Matta, sumber : Serial Pembelajaran Majalah Tarbawi edisi 223, ]

Oleh: Febrian Taufiq | Oktober 10, 2008

Saatnya Indonesia Nyalip di Tikungan

Oleh Dahlan Iskan

Tepat sekali langkah pemerintah Indonesia menghentikan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia kemarin. Terlambat sedikit, kita bisa lebih kacau. Inilah saatnya kita mendahulukan nasib bangsa sendiri. Kita tahu, perusahaan asing lagi perlu uang untuk menutup lubang mereka yang dalam di negeri masing-masing. Karena itu, mereka perlu uang cepat. Salah satu caranya adalah menjual apa saja yang dimiliki, termasuk yang di Indonesia. Dan, yang paling cepat bisa dijual adalah saham di bursa.

Saking banyaknya pihak yang mau menjual saham itulah yang mengakibatkan harga saham jatuh 10 persen kemarin. Mereka berani menjual murah, menjual rugi, asal bisa segera mendapat uang cash. Sebenarnya sekaranglah saatnya membeli kembali saham Indosat, Telkomsel, atau apa pun, tapi kita belum cukup kaya untuk melakukan itu. -!>

Oleh: Febrian Taufiq | Agustus 8, 2008

Dari Gerakan ke Negara

Sebuah rekonstruksi Negara Madinah yang dibangun dari bahan dasar sebuah gerakan

Rencana itu terlalu halus untuk dideteksi secara dini oleh para pemimpin musyrik Quraisy. Tiba-tiba saja Makkah terasa lengang dan sunyi. Ada banyak wajah yang secara perlahan-lahan menghilang dari lingkungan pergaulan. tapi tidak ada berita. Tidak ada yang secara pasti mengetahui apa yang sedang terjadi dalam komunitas Muslim di bawah pimpinan Rasulullah saw ini memang bukan rencana yang bisa dirahasiakan dalam waktu lama. Orang-orang musyrik Makkah akhirnya memang mengetahui bahwa kaum Muslimin telah berhijrah ke Madinah. Tapi itu setelah proses hijrah hampir selesai. Baca Lanjutannya…

Oleh: Febrian Taufiq | Agustus 8, 2008

HAMA PERADABAN

Setelah menyerang infrastruktur sosial, infrastruktur individual, struktur, dan alur peradaban, hama peradaban akan menyerang dimensi biologis yang merupakan darah dan jantung dari sebuah peradaban yaitu para pelaksana peradaban (arsitek, tehnisi, dan pekerja peradaban), dan lokomotif peradaban. Ada hubungan yang erat antara pelaksana peradaban dengan lokomotif peradaban. Cara yang paling sederhana untuk memahami hubungan itu adalah dengan membayangkan kapal pesiar mewah yang digerakkan oleh empat mesin, dan masing-masing mesin tersusun oleh tiga tingkat proses pembakaran yang sama. Baca Lanjutannya…

Oleh: Febrian Taufiq | Agustus 8, 2008

Berhentilah Melukai Khitah

Genderang ”perang” menghadapi putaran kedua pemilihan gubernur Jawa Timur sudah ditabuh. Dua pasangan yang masuk putaran kedua, Karsa dan Kaji, kini mulai aktif turun ke lapangan untuk berkampanye.

Seperti pada putaran pertama lalu, kedua kandidat sangat aktif mendekati sejumlah kiai dan petinggi NU, baik di level nasional, wilayah (Jatim) maupun cabang (kabupaten/pemkot). Mereka mencoba berebut dukungan dari warga nahdliyin yang memang mayoritas di Jatim. Baca Lanjutannya…

Oleh: Febrian Taufiq | Juni 19, 2008

Beli Rumah di sekitar SUTET

Persis sepekan yang lalu, saya ngasih tanda jadi ke bagian pemasaran perumahan Plaosan Permai. Sebelumnya saya tertarik untuk ngambil perumahan ini karena tawaran harganya yang relatif murah. Saya katakan relatif murah sebab lokasinya yang cuma sekitar 5 menit dari terminal arjosari, dan berdampingan dengan perumahan Araya yang fasilitasnya lengkap dan wah. Dan yang penting ga sampe 2 km dari kantor.Untuk harga sekarang, rumah type 36/87 yang ditawarkan adalah 99,9 juta. Padahal di daerah yang lebih ‘pelosok’ Malang, harganya rata-rata sudah di atas 100 juta.

Selidik punya selidik, ternyata lokasi perumahan itu di belah oleh jaringan SUTET. Wah, gawat nih pikirku, kalau mengingat ramainya isu SUTET ini beberapa waktu yang lalu. Akhirnya mau tidak mau saya merasa harus mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang SUTET ini. Baca Lanjutannya…

Oleh: Febrian Taufiq | Juni 5, 2008

Belajar Ngeblok

Hari ini aku dapat pelajaran pertama tentang blog dari pak Heri mc, hmcahyo.wordpress.com Pelajaran pertama tentang bagaimana langkah pertama membuat blog. Sebenarnya sudah lama pengen punya blog sendiri, tapi belom pernah kesampean. Pas hari ini pak Heri mampir di kantor, yah tak booking untuk kursus singkat. Dan jadilah blog ku yang pertama ini.

Trims Pak Heri untuk kursus kilatnya…
http://panduan.wordpress.com/
http://afatih.wordpress.com/

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.